Bagaimana Seharusnya Bau Miss V yang normal

ANIMASITNM1

Bagaimana Seharusnya Bau Miss V yang normal

mengenal-keputihan-yang-berbahaya-dan-tidak-berbahaya1Sebagai salah satu bagian tubuh yang dijaga kesehatannya karena tidak hanya berkaitan dengan fungsi reproduksi dan juga fungsi seksual namun Miss V memang merupakan bagian tubuh yang mudah terserang bakteri dan jamur karena Miss V yang mudah lembab.

Ada banyak keluhan pada Miss V yang umum dialami oleh para wanita seperti keputihan. Tak jarang keputihan menimbulkan gejala bau tak sedap dari Miss V. Untuk itulah banyak wanita khawatirkan akan kesehatan organ intim mereka bila dirasa bau miss v lain seperti biasanya. Namun sayangnya cenderung para wanita tidak mengetahui bagaimana seharusnya bau Miss V yang normal sehingga bila dirasa terjadi perubahan bau pada miss v mereka langsung berkesimpulan bahwa miss v mereka bermasalah.

Di samping itu, banyak juga para wanita yang beranggapan bahwa seharusnya aroma Miss V mengeluarkan wewangian yang harum dan lembut. Lantas, benarkah demikian? Bagaimanakah seharusnya bau miss v yang normal ? Bau seperti apakah Miss V seharusnya Harus atau Amis ?

Mengenai bagaimana seharusnya bau Miss V yang normal, Ahli kesehatan dr. Sara Gottfried, M.D mengatakan bahwa tidak ada patokan khusus untuk mengetahui apakah aroma yang dihasilkan dari organ intim wanita normal atau tidak. Menurutnya, organ intim wanita tidak seharusnya berbau harum seperti wangi bunga, namun juga tidak berbau amis.

ANIMASITNM2KECIL

Untuk mengetahui apakah aroma Miss V normal atau memiliki gangguan, bisa dilihat dari kadar asam (pH) di cairan vagina. “Selama siklus menstruasi, ada waktu tertentu di mana vagina memiliki perubahan aroma. Banyak wanita yang menyadarinya setelah menstruasi berakhir. Aroma tersebut berkaitan dengan asam di dalam vagina,” ujar dr. Sara.

Dokter yang berpraktik di The Gottfried Center for Integrative Medicine California juga menjelaskan bahwa pH di dalam Miss V berkisar di bawah 4.7. Tetapi jika Anda sedang dalam masa haid atau tengah berhubungan seksual, pH tersebut bisa meningkat.

“Saat mengalami menstruasi, darah yang dikeluarkan memiliki pH 7.4. Inilah yang membuat aroma vagina menjadi menyengat dan amis. Tetapi kondisi tersebut masih normal,” lanjutnya.

Penulis buku ‘The Hormone Cure’ ini menilai masih banyak para wanita yang merasa malu atau kebingungan saat memiliki aroma Miss V yang tidak sedap. Hal ini dikarenakan banyak dari mereka yang masih ‘terjebak’ pada pemikiran bahwa setiap wanita diharapkan untuk memiliki aroma yang harum pada bagian kewanitaannya untuk dapat terlihat menarik.

“Banyak wanita yang ingin merasa harum sehingga ia memiliki aroma ‘palsu’ pada bagian kewanitaannya. Itu hanya membuat Anda semakin merasa bersalah karena itu bukan aroma manusia yang normal,” tuturnya.

Jika Anda ingin mengetahui apakah pH pada Miss V masuk ke dalam kategori normal atau tidak, bisa dilakukan dengan cara menguji tingkat keasaman dengan kertas pH yang dapat dibeli di apotek. Tetapi untuk hasil yang lebih akurat, tak ada salahnya memeriksakan diri Anda ke dokter.

Kesimpulanya bahwa untuk mengetahui normal atau tidaknya Miss V tidak dapat dapat dilihat dari bau Miss V. Melainkah dari kadar Ph Miss V. Dan hal ini hanya dapat dilakukan dengan cara tes Ph dengan kertas Ph atau dengan pemeriksaan medis.

Selain itu pemikiran mengenai bahwa vagina harus berbau harum merupakan hal yang salah karena memang bau Miss V tidak Harum maupun Amis dan tidak dapat dipastikan bau Miss V normal seperti apa karena memang kondisi Miss V setiap wanita berbeda-beda. Untuk itu tindakan menyemprotkan parfum ataupun menggunakan produk pembersih yang mengandung parfum sangatlah dilarang.

 

ANIMASITNM1