Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Bayi Tabung

ANIMASITNM1

Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Bayi Tabung

Di jaman yang semakin canggih dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Dan salah satu perkembangannya adalah semakin berkembang dan bermunculan program-program baru yang membantu manusia dalam mendapatkan seorang anak. Salah satu cara untuk membantu pasangan yang ingin memiliki anak adalah Program bayi tabung.

Program Bayi Tabung adalah Salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair.

Sebagai program yang dibuat oleh manusia dan bukan terjadi secara alamiah pastinya hal ini tak luput dari kegagalan. Salah satu program yang melalui beberapa tahapan yang rumit pastinya tidak menutup kemungkinan akan program bayi tabung ini tidak berhasil. Namun faktor apakah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan program bayi tabung?

Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan dalam program bayi tabung tentu saja usia ibu, durasi infertilitas dan subfertilitas, dan faktor lain yang mencerminkan fungsi ovarium, seperti yang dijelaskan pada en.wikipedia.org. Usia wanita saat menjalani program bayi tabung sebaiknya 23 – 39 tahun agar kemungkinan keberhasilannya tinggi.

Bila dalam prgram hamil dengan cara yang alamih stress bwgitu berperan pada kelancaran proses pembuahan namun bila pada program bayi tabung akankah stress yang dialami ibu akan menggagalkan program tersebut ?. Sebuah studi di Swedia menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara stres psikologis dengan keberhasilan program bayi tabung.

ANIMASITNM2KECIL

Walaupun stres tidak berpengaruh terhadap hasil akhir program bayi tabung, tetapi bisa saja program ini mengakibatkan stres dan depresi pada ibu karena kecemasan akan keberhasilan program tersebut. Kecemasan akan keberhasilan program bayi tabung memang hal yang wajar terjadi. Karena mengingat program ini membutuhkan biaya yang sangat mahal dan bahwa katanya hanya bisa dilakukan oleh para milyader saja.

Dari segi hormonal, ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil akhir program bayi tabung, diantaranya: kadar hormon anti- Mullerian (semakin tinggi kadanya, semakin tinggi tingat keberhasilan kehamilan) dan kualitas sperma.

  • Merokok

dapat mengurangi kemungkinan hidupsebesar 34% dan keguguran sebesar 30%

  • Obesitas

beresiko lebih tinggi mengalami keguguran dibanding dengan diabetes dan hipertensi, juga beresiko mengakibatkan kelainan bawaan pada janin

  • Alkohol dan kafein

kadar rendah alkohol dan kafein dalam tubuh dapat meningkatkan keberhasilan program ini

  • Jumlah embrio

semakin banyak embrio yang ditransfer, semakin besar juga kemungkinan berhasil, tetapi perlu diperhatikan kemungkinan adanya multiple kelahiran

  • Kualitas embrio

semakin sehat embrio, semakin tinggi kemungkinan keberhasilannya

ANIMASITNM1