Mengapa Wanita Tampak Lebih Menarik Saat Masa Subur

ANIMASITNM1

Mengapa Wanita Tampak Lebih Menarik Saat Masa Subur

Pernahkah anda dipuji terlihat lebih menarik dan cantik dari hari-hari biasanya oleh orang lain seperti suami, pacar atau teman anda padahal menurut anda tidak ada penampilan anda yang berubah sama sekali ? Apakah saat itu bertepatan dengan masa subur anda? Wow penasaran bukan bagaimana bisa masa subur berpengaruh pada penampilan anda yang terlihat menarik. Berikut penjelasaanya mengapa wanita tampak lebih menarik saat masa subur

Anda tampak lebih cantik dan menarik saat masa subur memang bukanlah anggapan diri atau orang-orang terdekat anda saja. Karena memang hal ini terjadi pada kebanyakan wanita. Bahkan menurut hasil penelitian terbaru, kebanyakan pria ternyata lebih tertarik pada wanita yang berada di masa-masa paling suburnya. Dari Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa perubahan hormon saat masa subur dapat menyebabkan perubahan wajah dan vokal pada wanita.

Dalam studi terbesar untuk meneliti apakah ada perubahan daya tarik seorang wanita selama siklus menstruasi, para ilmuwan mencatat bahwa rating daya tarik wanita sangat berkaitan dengan perubahan hormonal yang menyebabkan perubahan fisiologis dan berbagai perilaku. Perubahan rating daya tarik ini tidak hanya mengamati perubahan wajah saja namun juga dari perubahan suara yang dihasilkan wanita bila sedang berada pada masa subur.

ANIMASITNM2KECIL

Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengambil foto dari 202 wajah wanita dan membuat rekaman suara mereka. Ilmuwan juga mengambil sampel air liur untuk mengukur kadar hormon. Lebih dari 500 pria menilai daya tarik wajah dan suara wanita tersebut.

Hasilnya, para pria menilai wajah dan suara wanita ternyata lebih menarik ketika tingkat progesteron wanita rendah dan tingkat estradiol (estrogen) yang tinggi. Sehingga apa yang dikatakan oleh orang-orang terdekat anda mengenai perubahan anda yang tampak lebih menarik saat masa subur benar adanya.

“Penelitian ini memberikan bukti bahwa bagaimana pria menilai wanita dengan fungsi status hormonal mereka,” kata Nathan Pipitone, seorang psikolog di Adams State University Colorado yang mempelajari perkawinan manusia dan daya tarik suara.

Pipitone mengatakan bahwa sampel dan ukuran kadar hormon memperkuat kesimpulannya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa hormon memang mengubah fitur wajah dan vokal.

Laring, atau kotak suara, diketahui memiliki reseptor estrogen dan progesteron. Pubertas, kehamilan, menopause, terapi penggantian hormon dan penggunaan kontrasepsi hormonal, kesemuanya itu bisa mengubah suara wanita.

 

ANIMASITNM1